Direktur Olahraga AS Roma Minta Maaf Atas Pernyataan Diskriminatifnya

Berita Liga Italia: Direktur olahraga AS Roma, Gianluca Petrachi, meminta maaf atas pernyataan diskriminatifnya yang menyebutkan bahwa sepak bola adalah ‘olahraga laki-laki, dan bukan ‘kelas balet’ untuk anak perempuan, pasca laga imbang 1-1 kontra Cagliari akhir pekan lalu.

Dalam laga tersebut, gol Nicola Kalinic menjelang akhir pertandingan dinyatakan tidak sah oleh wasit, karena Kalinic menembak setelah mendorong Fabio Pisacane ke arah kiper Robin Olsen.

Setelahnya, Petrachi mengatakan pada Sky Sports Italia, “Gol dinyatakan tidak sah dan itu konyol. Konyol, Itu adalah kontak yang terjadi di box sepanjang waktu, kontak seperti itu terjadi ratusan kali dalam tiap pertandingan dan anda tak bisa membatalkan gol seperti itu.

“Itu kontak, bukannya mendorong, karena ini adalah olah raga kontak dan bukan kelas balet untuk anak perempuan. Ini adalah olah raga laki-laki dan ada kontak.”

Pernyataan Petrachi yang bernada diskrimanitif tersebut akhirnya memicu banyak kecaman, dan pada Senin (7/10) malam, Petrachi akhirnya meminta maaf via situs resmi klub.

“Saya minta maaf jika ada yang tersakiti oleh kata-kata yang saya gunakan.

“Saya sama sekali tidak berniat untuk mengatakan bahwa sepak bola hanya olahraga untuk laki-laki dan bukan untuk gadis muda.

“Saat itu saya sangat sedih karena (wasit) membatalkan gol yang menurut saya adalah gol sempurna, dan saya ingin menegaskan bahwa sepak bola adalah – dan akan selalu menjadi – olah raga fisik dengan kontak.

“Sepak bola untuk semua orang, dan di Roma, kami sangat bangga dengan tim wanita kami dan peran kami dalam mempromosikan sepak bola wanita.”

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *