Ketika Goh V Shem/Tan Wee Kiong Masih Belajar Dari Kevin/Marcus

Berita Badminton : Peraih medali perak Olimpiade Rio 2016, Goh V Shem/Tan Wee Kiong percaya bahwa mereka masih belajar dari lawan mereka yang lebih muda, terutama dari pasangan peringkat 1 dunia asal Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Dua pemain berusia 30 tahun itu menderita dua kekalahan telak dalam dua minggu berturut-turut dari Kevin/Marcus di perempat final China Open (15-21 dan 17-21) serta babak kedua Korea Open (9-21 dan 20- 22) bulan lalu.

Pasangan profesional itu mengambil petunjuk tentang bagaimana Kevin/Marcus dapat tetap konsisten di level atas untuk waktu yang lama.

“Bermain melawan mereka dua kali di pertandingan terakhir telah menunjukkan kepada kami bahwa kami harus lebih konsisten dan kami harus bisa tetap bersama mereka dalam pertandingan,” kata V Shem.

“Kami tidak bisa menyerah pada mereka dan kehilangan poin dengan mudah meskipun mereka lebih kuat. Kami harus belajar bagaimana konsisten seperti mereka,” ungkapnya.

V Shem tahu bahwa konsistensi adalah kunci utama karena mereka bertekad untuk bisa lolos ke Olimpiade Tokyo 2020.

Mereka melakukannya dengan baik pada awal tahun ini dengan memenangkan Thailand Masters pada bulan Januari, tetapi performa mereka turun setelah itu. Untungnya, mereka membuktikan bahwa mereka masih memiliki kemampuan dengan mengangkat gelar Taiwan Open pada bulan September.

“Kami tidak bisa merasa puas dan harus terus mendorong diri kami sendiri setiap hari. Yang penting sekarang adalah konsisten.”

“Keyakinan juga penting bagi kami. Kami meragukan diri kami dan kemampuan kami setelah Januari serta butuh refleksi dan analisis pertandingan untuk mendapatkan kembali ritme kami,” pungkas mantan pemain peringkat 1 dunia itu.

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *